Setiap orang ingin memiliki pekerjaan. Pekerjaan yang tersedia pun bermacam-macam. Oleh karena itu, everybody has a choice. Hal ini merupakan suatu pernyataan tentang hidup kita yang dihadapkan pada pilihan-pilihan dalam bekerja. Menurut seorang praktisi kewirausahaan, Bp. Sri Bawono, pilihan yang berkaitan dengan sesuatu untuk mendapatkan penghasilan terdiri dari:
- Have a job : hal ini contohnya seseorang yang bekerja pada pemerintah (PNS), seseorang yang bekerja pada sebuah bank dll. Bekerja tipe ini memiliki aturan dari atasan/ kantor yang harus dipatuhi oleh para pekerjanya sebagai rule suatu perusahaan.
- Self employee
- Investor : seorang penanam modal pada suatu usaha tertentu.
- Entrepreneur : seorang sebagai the owner of a system (pengusaha).
Setiap orang memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan mana yang akan diambil, misalnya menjadi pegawai bank (self employee), penanam modal (investor) dan sebagainya.
Berwirausaha merupakan suatu bentuk dari beberapa pilihan tersebut di atas. Untuk mengembangkan minat diri dalam berwirausaha perlu adanya entreprenual education dan pembangkitan spirit kompetensi kewirausahaan dan bisnis.
Entrepenual education perlu untuk diberikan pada masyarakat Indonesia, misalnya pada masa-masa SMA. Pemberlakuan entrepenual education dalam kurikulum pembelajaran siswa diharapkan mampu membuka pengetaahun para siswa dalam berwirausaha.
Pembangkitan spirit atau jiwa kompetensi berwirausaha dan bisnis sangat dibutuhkan untuk membentuk pribadi yang tangguh dalam berwirausaha.
Apakah entrepreneur itu? Entrepreneur memiliki arti individu who take risk, do, and create with something new. Seorang entrepreneur harus mau maju (keep moving forward) menerima resiko sebagai konsekuensi apabila ide-idenya belum berhasil. Dari pengalaman-pengalaman itu maka akan didapatkan suatu pembelajaran tentang hal terbaik bagi bisnisnya itu.
Seorang entrepreneur harus mau bertindak atau merealisasikan mimpi-mimpinya. Seorang entrepreneur juga harus mampu berinovasi mencari ide-ide untuk menemukan hal-hal baru yang berpeluang untuk dikembangkan. By doing and creating something, an entrepreneur will be pioneering a potential opportunity to be developed.
Hal penting yang perlu dimiliki adalah karakter entrepreneur, antara lain :
- Discipline : sikap disiplin sangat diperlukan untuk memulai dan mengembangkan suatu usaha tertentu. Dengan sikap ini entrepreneur mampu menghargai dan memanfaatkan setiap waktunya menjadi waktu yang berarti.
- Innovative : sikap selalu berinovasi sangat penting dalam mencari peluang-peluang usaha yang dapat dikembangkan.
- Change orientation
- Visionary leaders: menjadi pribadi dengan big dream untuk direalisasikan.
- Ability to manage: kemampuan yang baik dalam hal manajemen (berkaitan dengan SQ)
- Persistence: keuletan, sikap ini sangat diperlukan dalam menghadapi tantangan-tantangan dalam dunia bisnis.
- Take a risk: seorang entrepreneur harus mau / tidak takut mendapat resiko dari apa yang telah diusahakannya.
Entrepreneurship merupakan suatu proses yang mencakup dua hal, yaitu tentang waktu (about time) dan tentang effort (usaha).
Banyak orang di Indonesia tidak terlalu peduli dengan potensi kewirausahan. Hal ini berbanding terbalik dengan kepedulian warga negara-negara maju tentang wirausaha. Di negara-negara yang pertumbuhan ekonominya tinggi seperti Singapura, sektor kewirausahaan warganya mampu memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap GNP negara tersebut.
Beberapa hal yang membuat kebanyakan orang Indonesia takut untuk menjadi entrepreneur antara lain :
- Takut gagal (mindset)
- Modal terbatas
- Relasi dan mitra terbatas
- Zona nyaman (comfort zone) merasa sudah terpenuhi
- Kurangnya skill
- Rasa gengsi
- Kurangnya edukasi tentang entrepreneur
Hal-hal yang berkaitan dengan suksenya entrepreneurship antara lain :
- Manajemen : diperlukan adanya penanganan manajemen yang baik dalam menjalankan berbagai usaha. Hal ini dimaksudkan agar semua hal bisa terkoordinasi dengan baik.
- SDM (Sumber Daya Manusia) : suatu usaha tertentu pasti membutuhkan orang-orang (pekerja) yang capable dalam bidang-bidang tertentu. Pemenuhan SDM yang baik akan menjadikan usaha yang dijalankan berhasil.
- Akses pasar : pengembangan suatu sektor usaha harus memiliki pasar yang akan dijadikan tujuan pemasaran produk. Setiap entrepreneur harus mampu mengakses pasar yang sesuai.
- IT : dalam melakukan usaha tertentu saat ini sektor IT sangatlah membantu dalam melancarkan bisnis yang ada.
- Permodalan (capital) : suatu usaha yang didirikan memerlukan modal yang cukup. Apabila modal usaha terpenuhi maka kegiatan bisnis akan berjalan dengan baik.
Dalam berwirausaha, contohnya menjadi pemasok barang ke sebuah supermarket, seorang pengusaha perlu memperhatikan permintaan pasar atau harapan pasar. Kebutuhan pembeli barang (misalnya supermarket) adalah barang dengan spesifikasi :
- Best quality
- Best quantity
- Best continuity
- Best price
- Best services
Kriteria-kriteria diatas harulah dipenuhi agar usaha yang dijalankan mendapatkan respon positif dari pasar sehingga akan membuat bisnis berjalan secara kontinu.
Untuk mendirikan suatu wirausaha diperlukan adanya partnership in business. Best partner dapat dicirikan dengan beberapa hal misalnya partner selalu siap disaat dibutuhkan.
Dengan pengetahuan yang telah diberikan ini, diharapkan kita semua dapat menerapkan pengetahuan ini dalam berwirausaha.
Success in any business is based on effective interdependence.